Masalah jerawat adalah masalah
yang umum terjadi pada sebagian orang. Penyebab utama munculnya jerawat adalah
produksi minyak, sel kulit mati, pori-pori tersumbat, dan bakteri. Tidak hanya
mengganggu, jerawat juga bisa membuat kita menjadi tidak percaya diri, lho. Namun
jangan panik, ternyata ada beberapa cara menghilangkan jerawat secara alami
yang bisa Anda lakukan.
Jerawat muncul ketika minyak
bercampur dengan sel-sel kulit mati dan menyumbat pori-pori kulit. Bakteri juga
ternyata bisa tumbuh pada campuran minyak dan sel kulit mati tersebut. Jika hal
ini didiamkan, maka bisa terjadi pembengkakan, kemerahan, dan muncul nanah pada
jaringan yang menjadi tempat munculnya jerawat ini.
Beberapa penyebab terjadinya
jerawat :
1. Menyentuh wajah dengan tangan
kotor
Ini adalah penyebab jerawat yang
paling sering dilakukan banyak orang. Bakteri dan berbagai kotoran yang
menempel di tangan Anda dapat menempel kulit dan menyumbat pori-pori. Nah, hal
inilah yang membuat kulit Anda jadi rentan berjerawat.
Selain kebiasaan menyentuh wajah
dengan tangan kotor, benda-benda yang menempel di wajah Anda seperti handphone,
alat make-up, bahkan keringat pun dapat memicu tumbuhnya jerawat.
Untuk menghindarinya, kurangi
kebiasaan menyentuh wajah atau gunakan tisu bersih saat menyentuh jerawat.
Gunting selalu kuku Anda atau selalu dibersihkan bila Anda ingin memiliki kuku
panjang. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan tangan dengan rutin cuci tangan.
Sebaiknya, bersihkan juga
benda-benda yang sering Anda gunakan sehari-hari seperti handphone, alat
makeup, handuk, serta lap wajah secara rutin agar tidak menjadi sarang bakteri
yang dapat membuat wajah Anda semakin berjerawat.
2. Rambut yang kotor
Tidak semua orang keramas setiap
hari. Ada yang hanya kemaras setiap dua kali sehari atau ada juga mungkin
keramas seminggu sekali. Terlepas dari seberapa sering Anda keramas, penting
bagi Anda untuk melakukan keramas secara rutin. Apalagi jika Anda salah satu
orang dengan rambut tipis, panjang, dan berponi.
Pasalnya, jarang keramasan selain
membuat rambut Anda jadi bau dan lepek juga dapat menyebabkan kotoran pada
rambut menempel pada wajah. Akibatnya, kulit Anda jadi rentan berjerawat. Jika
memungkinkan, cucilah rambut Anda secara rutin dan sebaiknya hindari
menggunakan produk rambut pada area dahi.
3. Terlalu cepat menyerah dengan
obat jerawat
Perawatan wajah untuk mengobati
jerawat memerlukan waktu sebelum akhirnya menunjukkan hasil. Biasanya tidak
mungkin terjadi perubahan yang drastis hanya dalam kurun waktu seminggu.
Jadi jangan langsung buru-buru
ganti obat kalau belum terlihat efeknya. Pengobatan jerawat dapat memakan waktu
satu bulan atau lebih sebelum hasilnya terlihat.
4. Terlalu sering mencuci muka atau
melakukan eksfoliasi (scrub)
Salah satu kunci untuk memiliki
kulit yang bebas dari jerawat adalah dengan menjaga kebersihan muka. Karena itu
selama ini Anda mungkin menjaga kebersihan dengan sering-sering cuci muka. Namun,
terlalu sering mencuci muka justru memicu jerawat.
Pasalnya hal tersebut dapat
membuat kulit iritasi dan semakin sensitif, karena sebenarnya wajah memproduksi
minyak untuk melembabkan dan melindungi wajah. Selain itu, mencuci muka
berkali-kali dengan sabun dapat menyebabkan acne detergicans, yaitu kondisi di
mana jerawat timbul akibat reaksi terhadap zat yang terkandung dalam sabun atau
pembersih.
Bahan kimia yang ada di cairan
pembersih wajah juga bisa membunuh bakteri-bakteri baik yang secara alamiah
melindungi kulit wajah dari bakteri jahat. Ini karena cairan pembersih atau
sabun muka tertentu tidak bisa membedakan mana bakteri baik dan bakteri jahat.
Karena itu, keliru kalau Anda
selama ini terlalu sering cuci muka untuk membersihkan jerawat. Cukup mencuci
muka sebanyak 2 kali sehari dengan air dan sabun yang sesuai dengan kondisi
kulit wajah. Jika wajah Anda berjerawat, hindari menggunakan scrub wajah yang
malah bisa membuat iritasi.
5. Cara mencuci muka yang kurang
tepat
Sudah pakai segudang produk
pembersih wajah, tapi wajah masih terasa kurang bersih dan jerawat justru
tambah banyak? Bisa jadi Anda tidak cuci muka dengan benar. Banyaknya produk pembersih
wajah yang digunakan sebenarnya bukan jaminan untuk mendapatkan kulit yang
bersih dan bebas dari kotoran.
Pastikan Anda selalu mencuci
tangan sampai bersih sebelum cuci muka. Bagi Anda yang memiliki rambut panjang
atau berponi, ada baiknya mengikat rambut terlebih dahulu sebelum cuci muka.
Dengan begitu Anda juga akan lebih nyaman untuk mencuci wajah Anda. Setelah
itu, jika Anda pakai makeup, maka bersihkan riasan terlebih dahulu dengan
menggunakan pembersih khusus sesuai dengan jenis kulit. Nah, barulah ke tahap
mencuci muka. Gunakan sabun pemebrsih sesuai dengan jenis kulit Anda. Pijat
wajah dengan lembut selama beberapa detik lalu bilas sampai bersih dengan air
yang mengalir.
Jika Anda mencuci wajah
menggunakan handuk atau waslap, perhatikan juga kebersihannya. Bakteri yang ada
pada handuk akan berpindah ke wajah dan malah jadi penyebab jerawat. Ingat,
jangan menggosokkan handuk ke wajah saat mengeringkan muka. Karena hal ini
dapat mengancam elastisitas kulit wajah. Biarkan wajah mengering dengan
sendirinya atau tepuk-tepuk muka dengan handuk bersih. Tepuk-tepuk kain lap
yang lembap pada kulit dengan gerakan menyapu ke bawah.
6. Sering mengorek dan memencet
jerawat
Sebaiknya tinggalkan jauh-jauh
kebiasaan ini. Memencet jerawat tidak akan menghilangkannya, tetapi malah
menimbulkan kerusakan dan bekas luka pada kulit wajah. Bahkan, banyak
dermatologis yang mengatakan bahwa Anda tidak boleh sekalipun memencet jerawat
— Anda bisa melukai kulit wajah jika sembarangan pencet jerawat. Saat Anda
memencet jerawat, Anda justru akan melunakkan kulit, menyebabkan jaringan kulit
rentan sobek.
Gunakan pengobatan yang tepat
untuk mengurangi jerawat dan meminimalisir timbulnya bekas luka.
7. Pakai kosmetik yang salah
Pemilihan kosmetik yang tidak
tepat dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori dan penumpukan komedo. Hal inilah
yang menyebabkan kemunculan jerawat.
Jika kulit Anda memang rentan
berjerawat, pilihlah jenis kosmetik yang berlabel khusus untuk kulit berminyak
dan berjerawat (for oily and acne-prone skin). Pastikan juga kosmetik pilihan
Anda memiliki label non-komedogenik yang tidak menyumbat pori.
8. Pakai hair spray atau minyak
rambut
Penggunaan produk perawatan
rambut dapat memicu jerawat di dahi atau di sekitar garis rambut. Contohnya,
minyak rambut atau hair spray. Begitu Anda menyemprotkan atau mengoleskan
produk tersebut ke rambut Anda, kemungkinan besar sisanya bisa mengenai kulit
di sekitar dahi. Produk tersebut tidak dibuat untuk kulit wajah sehingga bisa
menyebabkan penyumbatan pori-pori dan munculnya jerawat.
Jadi, gunakan minyak rambut
secukupnya, jangan terlalu banyak. Kemudian, atur jarak penyemprotan hair spray
dan tutupi wajah dengan tangan Anda ketika menyemprotkannya.
9. Stres
Tanpa Anda sadari, berbagai
tuntutan pekerjaan dan masalah pribadi dapat menyebakan Anda stres. Berbagai
penelitian menunjukkan hubungan stres dan berbagai penyakit di tubuh. Termasuk
pada kulit Anda.
Ya, beberapa studi telah
menunjukkan bahwa stres dapat memicu jerawat untuk menjadi lebih buruk. Stres bukan
penyebab jerawat muncul, tetapi dapat membuat jerawat bertambah parah.
Saat stres, kebiasaan buruk dapat
menjadi semakin buruk dan dapat menyebabkan jerawat. Kebiasaan buruk meliputi
merokok, minum alkohol, makan berlebihan, dan makan terlalu banyak gula.
Mengonsumsi banyak gula yang diproses dapat menyebabkan peningkatan insulin,
sehingga produksi minyak meningkat dan memperburuk kondisi jerawat.
10. Tekanan atau gesekan pada
kulit
Menggunakan helm, bra, atau pad
bahu dapat menyebabkan jerawat di badan bertambah buruk. Jika Anda sedang
telepon, meletakkan handphone di pipi juga dapat menjadi penyebab jerawat
muncul atau menjadi lebih parah.
Meskipun penyebab jerawat masih
ada yang tidak diketahui secara pasti. Namun beberapa faktor di atas dapat menjadi
salah satu penyebab jerawat maupun menjadi faktor yang membuat Anda lebih
berisiko jerawatan. Bahkan hal-hal tersebut juga dapat memicu jerawat atau
justru membuatnya menjadi lebih parah.
Berikut adalah beberapa cara
menghilangkan jerawat secara alami, di antaranya :
Untuk menghilangkan jerawat
secara alami, Anda bisa memulainya dengan cara mencuci atau membersihkan area
yang terkena jerawat dengan pembersih alami. Untuk mencuci muka, lakukan dua
kali sehari dengan sabun lembut dan air hangat. Jika jerawat muncul pula di
area rambut Anda, maka cuci rambut Anda setiap hari. Hindari produk tertentu,
seperti scrub wajah, astringents, dan masker, karena produk tersebut cenderung
mengiritasi kulit dan dapat memperburuk jerawat yang sedang aktif.
Gunakan minyak pohon teh (tea
tree oil). Gel yang mengandung 5 persen minyak pohon teh mungkin sama
efektifnya seperti losion yang mengandung 5 persen benzoyl peroksida, meskipun,
minyak pohon teh mungkin bekerja lebih lambat untuk mengobati jerawat Anda,
namun terbukti cukup efektif. Waspadai bahwa minyak pohon teh dapat menimbulkan
efek samping seperti kemerahan maupun peradangan pada kulit.
Selain itu, Anda juga dapat
mencoba menggunakan ekstrak teh hijau dan lidah buaya. Losion yang mengandung 2
persen ekstrak teh hijau dapat membantu mengurangi jerawat. Dan 50 persen gel
lidah buaya yang dikombinasikan dengan obat jerawat seperti tretinoin, dapat pula mengobati
jerawat Anda dengan baik.
Gunakan pelembap wajah bebas
minyak dengan tabir surya. Bagi kondisi
tertentu, matahari dapat memperburuk jerawat akibat sinar ultraviolet. Dan
beberapa obat jerawat membuat Anda lebih rentan terhadap sinar matahari.
Gunakan es. Es mampu membantu mengurangi peradangan pada jerawat.
Caranya, yakni bungkus es dengan kain bersih, tempelkan pada jerawat Anda, dan
tahan selama satu menit. Hal ini akan mengurangi kemerahan dan pembengkakan
pada jerawat Anda.
Putih telur mengandung protein
dan vitamin yang dapat membantu mengencangkan kulit dan mengontrol minyak pada
kulit Anda. Selain itu, putih telur juga dapat membantu mengatasi pori-pori
yang tersumbat dan mengurangi peradangan. Cara menghilangkan jerawat secara
alami dengan putih telur cukup mudah, yakni dengan mengolesi putih telur pada
area yang berjerawat, tunggu selama 10 menit, dan kemudian bilas dengan air,
pastikan telur yang digunakan dalam kondisi baik, segar, dan hindari
mengonsumsi putih telur mentah secara tidak sengaja pada saat melakukan
perawatan, mengingat bahwa banyak bakteri pada telur mentah, termasuk
salmonella yang dapat mengganggu pencernaan, cara ini pun belum memiliki bukti
dari penelitian yang menunjukkan efektivitasnya dalam mengurangi jerawat.
Madu juga bisa membantu beberapa
masalah pada kulit Anda, seperti bisul dan luka bakar. Madu mentah alami (bukan
madu olahan komersial) dipercaya memiliki manfaat menyembuhkan luka, jenis
madu manuka adalah madu yang baik untuk
mengobati jerawat Anda. Selain madu, kayu manis juga bisa mengobati jerawat.
Kayu manis memiliki potensi anti-mikroba, anti-parasit, dan antioksidan. Kedua
bahan ini bisa dijadikan masker untuk wajah Anda yang berjerawat.
Caranya, cukup campurkan tiga
sendok makan madu manuka dengan satu
sendok makan kayu manis. Campurkan kedua bahan tersebut, lalu masukkan ke dalam
microwave selama 30 detik, pastikan tidak terlalu panas, dan kemudian masker
tersebut bisa Anda oleskan pada wajah Anda. Biarkan selama 10 menit. Kemudian
bilas dengan air dan keringkan wajah Anda dengan handuk bersih. Bagi Anda yang
alergi terhadap bahan ini, tidak disarankan untuk menggunakannya sebagai obat
jerawat, penggunaan madu manuka maupun kayu manis, masih perlu diteliti lebih
lanjut untuk mengetahui efektivitasnya dalam menangani jerawat.
Jika Anda pernah meletakkan
irisan mentimun untuk mengobati mata bengkak, maka mentimun juga dapat membantu
mengurangi pembengkakan jerawat Anda. Warna merah dan peradangan yang
diakibatkan oleh jerawat, dapat diringankan dengan mentimun. Hal itu karena mentimun mampu mendinginkan
kulit, meski demikian belum ada penelitian klinis yang membuktikan efektivitas
mentimun dalam menghilangkan jerawat.
Perbaikan pola hidup juga akan
membantu dalam menghilangkan jerawat,, yakni dengan mendapatkan pola istirahat
yang cukup, mengonsumsi asupan bernutrisi secara seimbang, menghindari stres
dan menghindari paparan polutan berlebih.
Pilihan pengobatan terhadap
jerawat di atas, diketahui dapat membantu menangani masalah jerawat, meski
demikian, masih dibutuhkan rangkaian panjang penelitian lagi untuk dapat
mengetahui efektivitas serta keamanan penggunaan jangka panjang dari
bahan-bahan alami tersebut.
Jerawat yang membandel memang
kerap mengganggu penampilan Anda. Selain cara menghilangkan jerawat secara
alami yang telah dipaparkan sebelumnya, jerawat juga bisa diobati dengan
obat-obatan. Sebelum Anda mencoba cara alami untuk mengatasi jerawat , ada
baiknya konsultasikan ke dokter kulit
Anda agar mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat.
Untuk informasi lebih lanjut dan info pembelian produk hubungi :
Tlp. 0856.9281.9898
Web : Mulyatoserba.com










0 Response to "CARA ATASI KULIT BERJERAWAT"
Posting Komentar